Bambu tabah atau dengan nama latin Gigantochloa nigrociliata Buse Kurz merupakan salah satu dari 1700 dari jenis bambu yang tumbuh di Dunia. Bambu tabah sudah menjadi tanaman yang oleh penduduk sekitar tidak dimanfaatkan dengan baik dan benar, jika dimanfaatkan dengan benar bambu tabah ini memiliki keunggulan dan manfaat seperti rasa yang lezat dan manfaat gizi yang ada di dalam rebung bambu tabah.

Kurangnya pelestarian pada bambu tabah membuat bambu tabah ini terancam punah, hidup di  Bali dengan sumber daya alam yang melimpah menjadi bambu tabah tidak diminati oleh sebagian orang, seharusnya penduduk sekitar bisa memanfaatkan kandungan yang ada di dalam rebung bambu tabah seperti menjadikan bambu tabah ini produk turunan seperti rebung vakum, kemasan botol, rebung kering, tepung rebung sebagai sumber prebiotik  dan produk turunan lainnya, dari batangnya digunakan arang, arang aktif, briket, asap cair dan teh herbal daun bambu.  

Bagaimana penjabaran tersebut pastinya harus lebih ditekankan lagi mengenai pelestarian bambu tabah sehingga dapat meningkatkan perekonomian penduduk Bali terutama di wilayah pedesaan, yang banyak memanfaatkan bambu tabah tidak cukup baik seperti menjadikan bambu tabah sebagai bahan pagar untuk perumahan yang dekat dengan bantaran sungai. Sejuta manfaat dan keunggulan yang bisa kita dapat diambil di lingkungan kita sendiri. Begitu banyak manfaat dari produk turunan dari bambu tabah dan semuanya melalui hasil penelitian, masyarakat melalui pendampingan sudah mulai membudidayakan bambu tabah melalui kelompok-kelompok yang dibentuk serta pendirian koperasi Produsen Tunas Bambu Lestari mulai ada peningkatan nilai ekonomi dari bambu tabah.